Infinite Mage ID
Bau jerami kuda dan kulit buku usang bercampur di sudut kandang tempat Shirone ditinggalkan begitu saja saat bayi. Diangkat oleh keluarga pemburu yang tinggal di pelosok gunung, bocah itu tumbuh dengan kedua tangan yang lebih akrab dengan kapak belah kayu ketimbang tongkat sihir. Tapi ada satu hal yang membedakannya dari para petani desa: matanya selalu lapar. Lapar akan huruf, akan rumus, akan halaman-halaman kusam yang ia curi-curi baca di bawah sinar lilin. Dunia sihir yang berkilauan di balik gerbang kota bukanlah tempat untuk anak rakyat jelata—namun otaknya tidak peduli. Ketika sebuah grimoire tua jatuh ke tangannya, roda nasib mulai berputar dengan suara yang hanya bisa ia dengar sendirian.
Kerajaan Tormia punya hukum tak tertulis yang dipegang lebih erat dari pedang: hanya bangsawan yang boleh menyentuh sihir. Shirone bukan sekadar rakyat biasa. Ia adalah anak tanpa nama, tanpa darah, tanpa hak apa pun—dan justru karena itulah ia memutuskan untuk mendobrak hierarki itu sendiri. Kemampuannya memasuki "zona roh" memicu alarm di kalangan penyihir berdarah biru, sementara ancaman eksekusi membayangi hanya karena ia berani berteman dengan anak bangsawan. Di tengah tekanan yang bisa meremukkan pria dewasa, Shirone remaja menggenggam satu keyakinan: jika kasta tidak memberinya tempat, ia akan mengukirnya sendiri dengan sihir.
Juga dikenal sebagai: Muhan-ui Mabeopsa, 무한의 마법사, Infinite Wizard, El Mago Infinito.